Prosesrekrutmen di OJK menggunakan konsultan independen yang akan membantu prosesnya hingga menjadi calon pegawai. Sesuai pengalaman, rekrutmen di OJK melewati beberapa tahap seleksi : administrasi, psikotes I, psikotes II, Interview, Medical Check Up, MMPI Test. Khusus PCS-OJK tahun lalu, ada tahapan mengikuti Focus Group Discussion di dalam 3 Memiliki pengalaman kerja professional yang memadai minimal selama 3 tahun terutama pada bidang pengembangan organisasi dan manajemen SDM. 4. Terbiasa menggunakan teknologi informasi/aplikasi/tools yang mendukung pengalaman kerja. Pendaftaran lowongan kerja OJK dilakukan secara online pada 19-25 April 2021. Gajidi atas rata-rata dengan beragam fasilitas menunjang menjadi daya tarik tersendiri untuk bekerja di perusahaan minyak dan gas. Banyak lowongan kerja dengan daya saing ketat yang disediakan antara lain seperti ahli geologi, petroleum engineer, engineering technologist, dan lain-lain. OJKmembuka lowongan kerja untuk empat posisi. Pendaftaran dilakukan secara online mulai 19 hingga 25 April 2021. Memiliki pengalaman kerja profesional yang memadai minimal selama 15 tahun terutama pada bidang pengembangan organisasi dan manajemen sumber daya manusia (SDM). 4. Diutamakan memiliki sertifikat keahlian di bidang SDM, PerjalananMenuju Karier di OJK. Pada 19 Maret 2016 lalu, OJK membuka rekrutmen online melalui situs resminya dengan tenggat waktu pendaftaran hingga 27 Maret 2016. Hasil seleksi registrasi dan administrasi awal ini iakan diumumkan pada tanggal 1 April 2016. Di sinilah perjalanan menuju karier di OJK akan dimulai. Tentange-Procurement OJK. Satuan Kerja: Otoritas Jasa Keuangan: Kategori: Pekerjaan Konstruksi Subklasifikasi : kode BG 009 atau BG 004, dan memiliki ijin usaha perdagangan di bidang peralatan kantor dan meubelair/furniture. 2) Calon penyedia yang memiliki Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) dan Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa . Perkenalkan dirimu dan latar belakangmu Selamat siang, perkenalkan nama saya Muhammad Salman Arrifqy, biasa dipanggil Salman. Untuk latar belakang pendidikan saya, saya lulusan dari Universitas Indonesia, program studi Ilmu Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis angkatan 2016 dan lulus pada tahun 2020. Saat ini saya bekerja sebagai Asisten Tenaga Ahli di Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan. Domisili saya sekarang berada di Jakarta. Bagaimana proses seleksi yang untuk posisi Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Saya mendapatkan informasi mengenai pekerjaan ini dari kolega satu almamater saya. Saya langsung ke departemen literasi dan inklusi keuangan, khususnya di direktorat literasi dan edukasi keuangan yang saat itu sedang membuka lowongan untuk tenaga asisten penelitian di bidang edukasi dan literasi keuangan untuk membantu program kerja yang ada di direktorat tersebut. Lowongan tersebut hanya memiliki beberapa kualifikasi kriteria saja dan tidak open recruitment yang besar. Tahapannya tidak terlalu panjang dan memakan waktu hanya dua minggu. Pertama, saya mengirim CV, setelah itu ada wawancara, kemudian saya diberikan tugas essay mengenai bagaimana strategi untuk meningkatkan literasi dan edukasi keuangan di Indonesia. Setelah itu essay-nya diseleksi kembali. Kemudian, saya terpilih menjadi salah satu kandidat yang diterima untuk menjadi asisten peneliti di Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan. Setelah saya terpilih, ada beberapa proses administrasi yang harus dilakukan untuk verifikasi dokumen. Seperti verifikasi Ijazah, KTP, dan NPWP yang memakan waktu kurang lebih satu minggu. Di minggu selanjutnya, saya langsung memulai hari pertama saya bekerja. Apa yang jadi pertimbanganmu ketika memilih pekerjaan? Untuk saya, faktor awal saya memilih sebuah pekerjaan adalah seberapa jauh pekerjaan yang saya apply ini senada dengan pendidikan yang saya jalani sebelumnya. Karena seperti yang sudah beritahu sebelumnya, saya datang dari jurusan Ilmu Ekonomi Islam dan saya memiliki ketertarikan khusus di bidang keuangan terutama di bidang keuangan islam atau syariah yang dimana OJK juga mengawasi keuangan konvensional maupun syariah. Saya juga menganggap OJK sebagai lembaga yang cukup bonafit terutama di pemerintahan. Walaupun OJK merupakan lembaga independen, saya memiliki stigma tersendiri kepada lembaga independen jika dilihat secara kinerja lebih baik. Hal kedua adalah, dari segi gaji untuk saya seorang fresh graduate, yang ditawarkan di OJK ini cukup kompetitif dan di posisi saya sekarang ini saya bisa bilang ini menjadi batu loncatan. Saya juga tertarik di OJK karena saya melihat dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat itu sendiri. Saya memiliki ketertarikan tersendiri terhadap apa yang sedang saya jalani dalam hal ini profesi saya, bisa berdampak secara langsung kepada masyarakat dan di bidang saya ini saya menjadi sadar bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia ini masih perlu untuk ditingkatkan terutama di bidang literasi nya dan saya disini bekerja untuk meningkatkan tingkat literasi tersebut. Berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan tahun 2019, tingkat literasi masih di angka 30%, sedangkan tingkat inklusi sudah berada di angka 70%. Bagaimana pengalamanmu ketika bekerja sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Disini, yang lebih saya dapatkan juga adalah networking yang sangat baik karena kami bagian regulator bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak penting dan strategis di industri keuangan. Jika dilihat dari segi level, mereka banyak dari level direksi dan hal itu merupakan suatu opportunity yang sangat menarik untuk karir saya kedepan. Untuk pengembangan disini seperti training, saya belum mendapatkan dan saya inisiatif sendiri untuk melakukan itu di luar pekerjaan saya. Tetapi, karena bergerak di bidang literasi dan edukasi, secara tidak langsung ikut dalam acara-acara yang nature nya peningkatan skill. Apa saja tugas utama dan lingkup kerja mu sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Jadi, saya bekerja di bidang literasi dan edukasi keuangan dan tugas saya disini seperti membuat infrastruktur mengenai edukasi keuangan, membuat kurikulum mengenai edukasi keuangan, mengembangkan sistem untuk edukasi keuangan dari berbagai sektor yang diawasi oleh OJK seperti perbankan, asuransi, pasar modal, industri keuangan non bank lainnya seperti perusahaan pembiayaan dan fintech landing yang diawasi OJK. Disini saya lebih banyak menyiapkan infrastruktur untuk pelaksanaan edukasi. Misalnya, kami membuat buku dari berbagai usia mulai dari pendidikan anak usia dini yang materi nya sudah dibuat oleh OJK untuk mengenalkan literasi sejak dini sampai dengan anak SMA yang sudah menjadi bagian dari kurikulum 13. Ada juga buku untuk mahasiswa, segmen profesional, dan bahkan untuk segmen pensiunan. Di tiap life cycle ada materi keuangan yang di siapkan. Hal ini cukup menarik untuk saya, karena secara strategi sudah mencakup seluruh kalangan. Ada juga strategi yang disusun setiap tahun untuk peringatan literasi dan edukasi keuangan, lalu juga kami juga berinisiatif membuat e-learning yang berisi materi-materi mengenai literasi keuangan, harapannya adalah edukasi bisa tersalurkan dengan lebih efisien dan di akses seluruh masyarakat di Indonesia. Hal yang menarik adalah, dari segi penyusunan materi tersebut kami tidak bekerja sendiri, melainkan juga melibatkan berbagai koordinasi dan diskusi strategis dengan kementerian dan lembaga lainnya. Contohnya, seperti membuat materi kurikulum literasi keuangan, kami melibatkan dari industri yang diawasi, misalnya dari industri perbankan kami mengundang dari sisi industri, sisi ekspert, dan juga dari pihak pembuat regulasinya seperti apa. Jadi, kami mempertemukan dari ketiga pihak ini supaya menghasilkan materi yang berkualitas, dan terutama berpihak kepada perlindungan konsumen. Dari sisi sistem saya membuat requirementnya seperti apa berkoordinasi dengan vendor, membuat user acceptance test untuk web yang sedang kami kembangkan, dan juga melakukan maintenance web seperti evaluasi dan monitoring untuk perkembangan user serta seberapa banyak yang mengakses modul yang sudah dibuat. Dari sisi modul, saya menyusun kurikulum dan berkoordinasi dengan vendor yang membuat modul, dan sebagainya dan yang terakhir memfinalkan materi yang sudah dibuat seperti apa. Menurutmu, apa saja hal yang kamu sukai sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Hal yang saya sukai adalah karena saya suka berkomunikasi dengan orang lain, seperti bekerja secara tim dan hal itu saya dapatkan selama saya bekerja disini. Mostly, kami banyak berinteraksi dan berkoordinasi dengan pihak lain dan sekarang pun sudah edukasi sudah mulai merambah ke beberapa sosial media. Untuk itu, hal-hal tersebut yang saya sukai disini. Menurutmu, apa saja hal yang kamu kurang sukai /kekurangan sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Untuk yang tidak saya sukai, jika dilihat dari sisi birokrasi, di pemerintahan bisa dibilang cukup bertele-tele. Setelah saya pelajari, hal itu memang perlu dilakukan karena anggaran yang dipakai diberikan oleh negara dan itu perlu pertanggungjawabkan. Secara umum, hal tersebut bisa dibilang hal yang cukup membosankan. Misalnya, untuk membuat suatu acara, kami perlu persetujuan yang panjang dan lumayan lama, dan ini jadi kurang dinamis. Menurut saya, sistem birokrasi ini bisa lebih disederhanakan tetapi memang akan memakan waktu yang lama dan butuh proses panjang. Tetapi, lama kelamaan saya juga ikut beradaptasi. Gaji dan Benefit Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan Sebagai fresh graduate, menurut saya cukup memenuhi ekspektasi dan gaji saya nett tidak mendapat asuransi. Untuk perjalanan dinas, memang ada kompensasi tersendiri. Kalau benefit bulanan, belum ada. Hanya gaji saja. Bagaimana jenjang karir sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan? Setahu saya, dari asisten peneliti ini nantinya bisa diangkat menjadi PKWT, setelah itu bisa diangkat menjadi staff organik, setelah itu nantinya akan ada promosi menjadi pejabat/supervisor. Ada juga di OJK ini melakukan Campus Hiring, jadi dari beberapa universitas mereka melakukan seleksi dan yang terpilih bisa langsung masuk ke OJK seperti program Management Trainee, tetapi di OJK. Untuk tahapannya sama saja seperti yang sudah disebutkan selanjutnya. Untuk bekal agar dapat dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi, sejujurnya saya belum tahu persis pakem nya seperti apa, tetapi mungkin akan dilihat dari berapa lama pengalaman kerja, berkelakuan yang baik, dan kinerja yang diberikan. Saran untuk para Fresh Grad/Mahasiswa yang ingin apply sebagai Asisten Tenaga Ahli di Otoritas Jasa Keuangan Saran yang bisa saya diberikan untuk bekal kalian kedepannya adalah Saat kuliah, perbanyak pengalaman baik di organisasi maupun diluar organisasi. Saran yang selalu saya berikan kepada adik-adik tingkat saya adalah mengambil magang baik itu di lembaga pemerintahan maupun di swasta. Hal ini karena ketika nanti kalian lulus dan wawancara kerja, pastinya kalian akan ditanya mengenai pengalaman yang kalian lalui dan alangkah lebih baiknya jika kalian mempunyai pengalaman internship untuk menjadi gerbang awal menuju dunia kerja agar nanti pada saat kerja tidak terjadi culture shock yang berlebihan. Untuk bekerja di OJK, sempatkan magang di industri keuangan atau ke lembaga pemerintahan terkait, seperti LPS, Bank Indonesia, OJK, dan Kementerian Keuangan. Untuk bekerja di lembaga pemerintahan, kalian butuh skill untuk berkoordinasi keatas dan kebawah jadi ke sesama kolega, dan untuk birokrasi penting untuk bagaimana mengkomunikasikan kepada atasan kita, jadi dari semasa kuliah lebih diasah dan dimulai dari mengikuti organisasi perkuliahan. Share cerita pengalamanmu bekerja ke temanmu, yuk! Kamu juga bisa berbagi pengalaman kamu bekerja sebagai Fresh graduate dan Intern via link ini. Sebagai seorang mahasiswa, memiliki nilai akademik dan hard skill yang baik tentunya menjadi suatu keharusan untuk saya. Namun, menurut saya, agar memiliki kompetensi yang baik, selain memiliki dua hal yang telah disebutkan sebelumnya, mahasiswa juga harus mampu mengembangkan diri dalam berbagai aspek. Mahasiswa harus menjadi sesorang yang memiliki complete package agar dapat bersaing di dunia kerja saat ini. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan program Praktek Kerja Lapangan PKL. PKL merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa untuk meningkatkan soft skill dan menambah wawasan mengenai lembaga tempat mahasiswa melaksanakan pengalaman bekerja secara langsung. Kegiatan PKL dapat dilakukan mahasiswa baik di perusahaan milik pemerintah maupun perusahaan swasta. Saat ini, banyak sekali perusahaan atau lembaga yang menawarkan kesempatan bagi para mahasiswa untuk melakukan kegiatan PKL. Salah satu lembaga yang memberikan kesempatan magang bagi para mahasiswa adalah Otoritas Jasa Keuangan OJK. In case you didn’t know, OJK adalah lembaga independen yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non bank. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi edukasi, OJK melakukan berbagai hal untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui kegiatan PKL. Dengan memberikan kesempatan melalui kegiatan PKL, para mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta meningkatkan pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan wewenang OJK. Mahasiswa yang memiliki role sebagai agen perubahan masyarakat diharapkan dapat menyampaikan kepada masyarakat mengenai berbagai jasa keuangan yang ada serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lembaga keuangan dan produk dari jasa keuangan dalam menjaga perekonomian agar tetap stabil. Program magang atau PKL di OJK dilakukan dengan durasi minimal satu bulan dan maksimal dua bulan. Para mahasiswa diharuskan mengirimkan proposal PKL dua bulan sebelum waktu PKL yang dipreferensikan kepada Direktorat Learning Center OJK. Setelah proposal PKL diterima oleh pihak Kantor OJK yang menjadi pilihan, calon peserta PKL akan dihubungi oleh pihak Direktorat Learning Center OJK. Para calon peserta akan ditanya mengenai kesiapan melaksanakan kegiatan PKL di Kantor OJK pilihan calon peserta. Lalu, calon peserta akan dikirimkan sebuah surat elektronik mengenai informasi seputar PKL, seperti tanggal pelaksanaan kegiatan PKL, apa saja yang harus disiapkan oleh peserta PKL, dan sain sebagainya. β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€” Well, it’s time for me to share my experience during my internship period. Without further ado, let’s get it started! Saya melakukan kegiatan PKL di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang beralamat di Jalan Kyai Saleh Nomor 12 – 14, Mugassari, Semarang mulai dari tanggal 7 Mei 2018 hingga tanggal 7 Juni 2018. Selain saya, ada beberapa mahasiswa lain yang juga mengikuti kegiatan PKL pada periode yang sama, yaitu Demas Asfario Suwito Ekonomi Islam – Universitas Diponegoro, Nike Permatasari Ilmu Komunikasi – Univeritas Dian Nuswantoro, Devi Setiyawati Ilmu Komunikasi – Universitas Dian Nuswantoro, dan Andriana Anastashia Rahmahani Ilmu Komunikasi – Universitas Dian Nuswantoro. Well, yeah. I immediately got four new friends, haha! Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta The building facade in the night Pada tiga hari pertama, kami diperkenalkan dengan para pegawai yang bertugas di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian, kami diberikan pembekalan materi seputar OJK, pengawasan, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar kami sebagai peserta PKL dapat memahami OJK at least secara garis besar. Kemudian, diadakan pre-test untuk menguji sejauh mana kami, para peserta PKL, memahami OJK dan Lembaga Jasa Keuangan. Don’t worry, if you get a bad grade, it will never tarnish your reputation. Terakhir, kami diberikan informasi mengenai dresscode yang wajib dikenakan setiap harinya. Pembekalan materi oleh Mas Eka Budi Kurniawan Kasubag Administrasi Organisasi dan SDM Kemudian, setelah serangkaian pembekalan materi, kami ditempatakan di dua bagian yang telah ditentukan sebelumnya. Dua bagian tersebut disesuaikan dengan minat dari setiap mahasiswa sehingga tujuan para peserta dalam melakukan kegiatan PKL dapat tercapai. Namun, sebelum melakukan kegiatan PKL yang sebenarnya, kami harus dapat memahami perbedaan karakter yang dimiliki para pegawai di setiap bagian dan dapat beradaptasi dengan baik dalam waktu yang terbilang singkat. Selama periode PKL, saya diberikan serangkaian tugas yang bersifat daily basis harian. Selain itu, saya juga melakukan serangkaian sesi tanya jawab dengan para pegawai Kantor OJK Regional 3 untuk memahami bagian Pengawasan Perbankan serta Edukasi dan Perlindungan Konsumen yang terdapat di OJK secara detil. So, saya tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi juga memperluas wawasan saya mengenai OJK. Tidak hanya sampai di situ. Kami pun merasakan budaya kerja yang terdapat di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain diberikan tugas yang bersifat harian atau rutin, kami diikutsertakan secara langsung dalam setiap kegiatan yang sedang dilaksanakan saat itu. Berhubung kegiatan PKL dilaksanakan tepat saat bulan Ramadhan 1439H, kami diajak oleh para pegawai Kantor OJK Regional 3 untuk mempersiapkan serangkaian acara yang dilaksanakan Kantor OJK Regional 3 selama bulan Ramadhan 1439H, mulai dari acara Nuzulul Qur’an, kunjungan sekaligus buka puasa bersama di panti asuhan, pembagian ta’jil gratis, dan masih banyak lagi. Acara kunjungan, pemberian donasi, dan buka puasa bersama para anak yatim piatu dan pengurus Panti Asuhan At-Tasyrif Warrohman Ngaliyan. Saya banyak medapatkan pembelajaran selama melaksanakan kegiatan PKL di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang sama sekali tidak saya dapatkan selama di bangku kuliah. Bekerja tidak selamanya mengerjakan tugas harian di atas meja kantor. Akan ada saatnya para pegawai ditugaskan untuk melakukan tugas di luar tugas yang bersifat harian, seperti mempersiapkan acara dan lain sebagainya. Olah raga lari bersama di GOR Gelanggang Olah Raga Tri Lomba Juang. β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€” Man, what a great period that was. I wish I could stay much longer. But, no. Waktunya saya fokus untuk mengerjakan skripsi dan berbagai hal penting lainnya, hehe. Oh, iya, bagi para mahasiswa yang tertarik atau ingin melaksanakan kegiatan PKL di OJK, for further information, kalian dapat mengkases tautan ini Ayo, gunakan waktu liburan atau waktu kosong kalian sebagai kesempatan untuk mendapatkan banyak hal baru yang tidak kamu dapatkan selama berkuliah, mulai dari pengalaman kerja, soft skill, dan lain sebagainya melalui kegiatan magang atau PKL. As I said before in the title β€œIt is worth the try, trust me!” Acara Halalbilahalal dan Ramah Tamah. Masih sempat datang ke kantor meskipun masa PKL telah usai, haha. Maaf, ya, sedikit banget foto yang ada mukanya. It is not that I did not actively participate in those events. Saya cuma kebanyakan jepret sampai akhirnya lupa ambil foto buat diri sendiri. *sigh* ο»Ώ403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID MUIobSv5Vb-lhQXFM-Vuae20eeddvV4aIPGwJ3pGlsaGcXnK318IUg== Pendidikan calon staf OJK merupakan program seleksi yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan indonesia. Berikut beberapa tes dan pengalaman tahapan apa saja yang akan kamu hadapi pada rekrutmen pendidikan calon staf atau PCS AdministrasiKamu bisa mendaftar untuk mengikuti seleksi administrasi PCS OJK melalui situs resmi dari OJK dan mengisikan beberapa formulir pendaftaran yang berupa data diri pribadi secara lengkan sesuai dengan berkas data yang diminta oleh OJK. Isilah dengan teliti dan detail mengenai syarat dan ketentuan dalam mengisi formulir pendaftaran, dikarenakan setelah kamu menginput data tersebut maka kamu tidak bisa mengubah kembali dan sudah dinyatakan terdaftar sebagai calon PertamaAkan ada beberapa sesi dalam tes ini mulai dari tes potensi akademik, tes kemampuan bidang, tes pengetahuan umum dan tes bahasa inggris. Untuk tes bidang coba untuk belajar mengenai bidang yang kamu lamar. Jika kamu mendaftar di bagian manajemen atau keuangan maka pertanyaan yang keluar sesuai dengan bidangnya masing tes pengetahuan umum, usahakan untuk belajar mengenai company profil dari OJK mulai dari perusahaan yang bergerak dibidang apa sampai ke isu isu yang berkembang saat ini. Kamu bisa mempelajarinya di situs resmi milik OJK dan di website bank indonesia. Tes bahasa inggris hampir sama dengan tes TOEFL dan TOEIC jadi juga belajarlah KeduaSetelah tahapan tes pertama selesai maka akan dilanjutkan dengan tes berikutnya yaitu tes psikologis, FGD atau LGD dan wawancara HRD di hari berikutnya. Tes psikologis seperti tes mengenai kepribadian diri. Untuk tes LGD atau Lederless Group Discussion ini nantinya semua peserta akan di bagi menjadi beberapa kelompok kecil dan nantinya akan diberikan lembar soal dan contoh studi kasus didunia perbankan untuk dibahas bersama dengan kelompokmu. Kemudian tes dilanjutkan dengan tes wawancara HRD dan psikolog. Pertanyaan seputar kehidupan pribadimu dan motivasi kerja di OJK ini. Pertanyaan lainnya seputar kelebihan dan kelemahan diri pribadi seperti apa serta pengalaman hidup yang selama ini kamu Juga >>>Bocoran Tips Dan Trik Cara Lolos Menghadapi Tes FGD Focus Group Discussion >>Jawaban Interview Kenapa Ingin Kerja Disini <<

pengalaman kerja di ojk