Tag: indonesia international wedding festival 2019. Vaksin Booster Dianggap Tak Halal, YKMI Ajukan
January International Festival of Snow and Ice Sculpture, Krasnoyarsk. The Magic Ice of Siberia is an international competition on the banks of the Yenisei River in Krasnoyarsk. Teams of sculptors, architects, and artists create massive frozen artworks to compete in two categories: snow and ice. Runs 23 February-12 March 2019.
IndiaInbound Tourism Statistics - 2019. Foreign Tourist Arrivals in India increased by 2.2% (10.7 million) in 2019. But compared to 2017-18,the growth dropped by 3%. The growth rate was 5.5% in 2018. The drop seems to be co-related to elections in March when the number of tourist arrivals dropped by -4.8%.
byIndonesia Expat January 29, 2020. 30 January-29 February and 2019 marks the 500th anniversary of the death of the great maestro with widespread celebrations in Italy and around the globe. The Italian cultural centre in Jakarta is rolling out the celebration to mark his 500th anniversary through exhibition entitled "Leonardo Opera Omnia
IndonesiaInternational Wedding Festival 2019. Event Date: 2017-04-19 10:00:00 - 2017-05-21 21:00:00 Additional Information; 2019 Convex Chairwoman's Foreword HANNY DELNADA. The 2019 IPA Convention and Exhibition (Convex) will be the 43rd year that the event has been held to support and promote the upstream oil & gas industry in Indonesia
Senidan Desain Kontemporer Indonesia (ICAD) 2019. Pekan Desember TMII 2017. Jakarta Mega Wedding Festival. Jl. Kuningan Barat No. 2 Jakarta Selatan 12710 Indonesia HOTLINE WISATAWAN (62-21) 315 4094 office hour Jadilah yang pertama mendengar tentang rencana perjalanan dan cara menikmati jakarta.
. Indonesia International Wedding Festival 2019. Foto dok. Dyandra PromosindoAda kabar baik bagi Anda dan pasangan yang sedang merencanakan pernikahan. Indonesia International Wedding Festival IIWF 2019, pameran pernikahan yang digelar oleh Weddingku dan Dyandra Promosindo kembali hadir untuk membantu dan menginspirasi para calon pengantin dalam mempersiapkan hari istimewa mereka.“Ini merupakan kali kedua IIFW dilaksanakan di tahun 2019, sebelumnya kami membuat acara yang sama pada Januari 2019. Indonesia International Wedding Festival sendiri akan menjadi wadah bagi para calon pengantin untuk mencari segala macam kebutuhan pernikahan secara lengkap,” ungkap Reza Paramita, Chief Operating Officer dari Weddingku saat acara konferensi pers IIFW 2019, di Jakarta Convention Center, Jumat 5/4.Acara ini menghadirkan lebih dari 300 vendor yang berhubungan dengan kebutuhan pernikahan. Mulai dari busana pernikahan, pemilihan lokasi, wedding organizer, dekorasi, dokumentasi, urusan makanan, hingga perencanaan bulan satu yang menarik dari IIFW 2019 ini adalah mereka bekerja sama dengan Yayasan Merajut Nusantara. Sebuah yayasan yang melestarikan seni dan budaya khas Indonesia dalam sebuah mereka akan memberikan sentuhan tradisional pada setiap prosesi pernikahan. Para calon pengantin dapat memilih prosesi pernikahan tradisional sesuai dengan adat istiadatnya.“Kami mendatangkan banyak ibu adat, kami sedang mengumpulkan dukun manten dari berbagai daerah yang nantinya dapat membantu prosesi pernikahan siapa saja yang ingin menikah sesuai adat. Karena menurut kami sekarang ini banyak sekali budaya yang dimodifikasi, padahal adat yang sudah ada pakemnya itu tidak boleh diubah-ubah,” ungkap Danny Iskandar, perwakilan dari Yayasan Merajut kolaborasi ini, pihak IIFW dan Yayasan Merajut Nusantara ingin menunjukkan bahwa Indonesia itu memiliki beragam tradisi pernikahan yang menjadi sebuah warisan berharga dan harus berkunjung? Pameran pernikahan ini diselenggarakan mulai Jumat ini 5/3, hingga 7 April 2019 dan digelar sejak pukul di Jakarta Convention Center JCC, Jakarta Pusat.
Indonesia International Wedding Festival 2019. Foto dok. Dyandra PromosindoSebagai sebuah momen sakral, pernikahan tentu harus dipersiapkan dengan matang oleh calon satu hal yang harus dilakukan adalah memilih tema pernikahan. Tema ini bisa dipilih berdasarkan latar belakang sang pengantin atau mengikuti tren yang sedang tahun 2019 ini, Hengki Wirawan, seorang wedding expert mengatakan bahwa tren pernikahan yang sedang banyak disukai oleh calon pengantin adalah intimate dan elegan.“Calon pengantin kebanyakan ingin mengadakan pernikahan yang intimate dan elegan. Mereka benar-benar ingin membagikan kebahagiaan dengan orang yang terdekat,” ungkap Hengki Wirawan saat ditemui kumparan di acara Indonesia International Wedding Festival IIWF 2019 pada Jumat 5/4Menurut Hengki yang dimaksud dengan pernikahan intimate itu di mana kedua mempelai dapat berinteraksi dengan tamu undangannya. Tidak hanya sekadar bersalaman dan foto bersama di pelaminan.“Resepsi intimate itu bisa 20 orang yang diundang. Kalau di luar negeri mereka hanya mengadakan makan malam bersama 20-50 orang dan itu sudah bisa dibilang resepsi intimate. Kalau untuk yang skala besar sekitar 300 undangan itu bisa juga dibilang intimate. Tiga ratus itu jumlah maksimalnya,” ungkap dekorasi, sejauh ini nuansa rustic masih terlihat menjadi tren, tapi hanya dipakai untuk pernikahan outdoor saja. “Sekarang ini dekorasi pernikahan banyak yang menggunakan kerangka besi minimalis dengan aksen daun-daun kering. Pengantin lebih suka tema yang fleksibel dan terlihat handmade,” untuk pemilihan warna masih didominasi oleh warna-warna pastel dengan sedikit sentuhan warna maskulin.“Jika dulu hanya pink atau peach saja, kasihan pengantin prianya kalau harus mengikuti warna pengantin perempuan. Mereka jadi kelihatan feminin pakai warna merah muda. Jadi misalnya menggunakan warna dusty pink, busana prianya bisa dipilih warna abu-abu. Atau kalau mau warna hijau Tiffany juga bagus dipadukan dengan silver atau abu-abu,” tutup bagaimana? Anda tertarik untuk membuat tema pernikahan bergaya intimate?
- Siapkan Pernikahan Impian di Pameran Jakarta Wedding Festival 2019 Tren pernikahan selalu berubah setiap tahunnya. Selain semakin simpel, banyak calon pengantin yang juga ingin menggabungkan konsep tradisional dan modern menjadi satu. Hal inilah yang mendasari Jakarta Wedding Festival JWF 2019 mengusung tema 'Urban' dalam penyelenggaraannya di tahun ini. Chief Operating Officer Weddingku, Reza Paramita mengatakan, tema ini menggambarkan bagaimana industri pernikahan bergerak secara dinamis dan mengikuti perkembangan zaman. Baca Juga CEK FAKTA Pernikahan Arya Saloka dan Amanda Manopo Berlangsung Meriah, Disiarkan Langsung di RCTI "Pemilihan tema ini juga menggambarkan bagaimana Jakarta, sebagai Ibukota memiliki energi dan pergerakan yang juga dinamis dan serba cepat," ujar dia dalam konferensi pers JWF 2019 di Jakarta, Rabu 3/7/2019. Dalam pameran yang sudah terselenggara selama 16 tahun ini, calon pengantin bisa mendapatkan berbagai inspirasi dan vendor kebutuhan pernikahan mereka, sesuai dengan konsep dan biaya yang sudah mereka persiapkan. Reza juga mengatakan, jika JWF 2019 merupakan salah satu pameran pernikahan terbesar yang menghadirkan lebih dari 500 vendor untui berbagai keperluan mereka, mulai dari kataring, hotel dan venue, destinasi bulan madu, gaun pengantin, organizer, hingga koleksi cincin perhiasan. Sedang menyiapkan pernikahan, yuk cari berbagai vendor untuk wujudkan pernikahan impian Anda di JWF 2019. Pameran ini akan digelar pada 26-28 Juli 2019 di Jakarta Convention Center JCC dengan tiket masuk Rp 25 ribu. Baca Juga Viral Pernikahan di Gembira Loka Zoo, Ini Tanggapan Manajemen
com-Talkshow “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” Foto Novianti Rahmi Putri/kumparanPernikahan merupakan sesuatu yang sakral yang menjadi jenjang tertinggi bagi sepasang manusia yang telah matang. Guna melangsungkan hari bahagia ini, beragam persiapan lazim dilakukan oleh pasangan calon pengantin. Mulai dari mempersiapkan gedung, undangan, pakaian, katering, dan beragam keperluan karena terlalu sibuk dengan persiapan material, pasangan calon pengantin cenderung lupa akan berbagai persiapan mendasar yang tak kalah pentingnya, terutama soal mental dan pengetahuan tentang pernikahan itu sendiri. Maka dari itu, guna mengedukasi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan, Durex menggelar sebuah talkshow bertajuk “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” di perhelatan Indonesia International Wedding Festival 2019, Minggu 7/4.com-Talkshow “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” Foto Dok. Durex“Family planning memang mencakup banyak hal mulai dari kesiapan finansial pasangan suami istri sampai dengan kesehatan. Sepintas alat kontrasepsi tidak memiliki kaitan tapi alat kontrasepsi tak terkecuali kondom sebenarnya adalah salah satu instrumen penting dalam hal perencanaan keluarga, dalam kaitannya menentukan jumlah anak dan kapan akan memilikinya. Jadi di situlah, kami dari Durex, sebagai salah satu merek kondom dengan penjualan nomor satu, merasa pentingnya edukasi kepada pasangan calon pengantin mengenai perencanaan keluarga karena dapat membantu terwujudnya keluarga berencana yang efektif,” jelas Rachel Dwiayutia selaku Marketing Manager Healthcare RB Indonesia Durex.Dalam talkshow tersebut, Durex menghadirkan dua pembicara yakni Dr. Nurlan Silitonga, MMed, founder Angsamerah Institution dan Inez Kristanti, Psikolog, seorang Clinical Psychologist dalam masalah seksualitas, kesehatan reproduksi, dan gender, yang dimoderatori oleh Ankatama Ruyatna seorang penyiar radio kenamaan Indonesia. Ketiganya membahas topik menarik dan relevan untuk calon pengantin yakni mengenai komunikasi pasangan mengenai hubungan intim dan juga family planning atau perencanaan “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” Foto Novianti Rahmi Putri/kumparanMembuka talkshow, peserta yang sebagian besar pasangan atau calon pengantin langsung diajak untuk sharing bersama Inez tentang langkah-langkah yang bisa diambil pasangan calon pengantin dalam menyiapkan malam pertama atau malam pengantin terkait hubungan intim suami istri agar sukses dan berjalan lancar. Dalam penjabarannya, Inez menganalogikan langkah ini sebagai menu makanan, di mana ada appetizer atau pembuka, main course atau sajian utama, dan dessert atau sajian penutup.“Komunikasi yang terbuka dan jujur itu sangat penting. Jadi kalau kita ingin ada hal-hal untuk pasangan lakukan, kita boleh sampaikan, atau di-lead pasangannya, karena ya tidak bisa membaca pikiran satu sama lain”, papar Inez ketika menjelaskan tentang apa yang harus dilakukan dan dibicarakan saat malam “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” Foto Novianti Rahmi Putri/kumparanTidak berhenti sampai di situ saja, sesi selanjutnya diisi pembahasan tentang family planning atau perencanaan keluarga bersama Dr. Nurlan. Beragam hal informatif dan menarik dibahas dalam sesi ini, mulai dari pernikahan sehat, tips jika ingin memiliki anak, hingga metode kontrasepsi bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan.“Kontrasepsi itu tanggung jawab berdua, pasangan baik suami dan istri, tidak hanya dibebankan kepada perempuan. Saling didiskusikan, metode apa yang cocok untuk berdua,” Dr. Nurlan pun melanjutkan, “Metode kontrasepsi ada yang cara alami, ada yang menggunakan kondom, ada yang menggunakan hormon, ada yang namanya long-acting reversible, dan ada yang permanen,” jelasnya tentang metode Durex di Indonesia International Wedding Festival 2019. Foto Novianti Rahmi Putri/kumparanSelain menghadirkan talkshow dengan topik yang sangat bermanfaat bagi para pasangan yang hendak menikah. Durex juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik di booth-nya. Salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung adalah konsultasi gratis tentang family planning bersama dokter dari klinik Angsamerah. Tidak ketinggalan, terdapat juga photobooth hingga diskon menarik untuk setiap pembelian produk di booth Durex pada perhelatan Indonesia International Wedding Festival ini merupakan bentuk kerja sama dengan Durex.
IIWF 2019, Jemput Inspirasi Pernikahanmu! Lifestyle 05/04/2019 1807 WIB IIWF 2019 adalah pameran pernikahan terbesar di Indonesia untuk membantu para calon pengantin menemu
indonesia international wedding festival 2019